May 25, 2018 Last Updated 2:08 AM, May 21, 2018

Pagi yang penuh semangat, siswa siswi kelas IX SMP Negeri 1 Bojonegoro bersiap dengan pakaian putih. Siswa siswi kelas IX hari ini mengikuti kegiatan doa bersama . Kegiatan dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro. Usaha dan doa merupakan hal yang patut dilakukan untuk menuju suatu tujuan. Jadwal UNBK sudah mendekati, maka usaha yang selama ini dilakukan semoga berhasil. Serta doa tiada henti diucap dan dimohon kepada Allah SWT.

 “Dengan acara ini diharapkan siswa lebih siap secara mental  dan orang tua tidak lagi khawatir dengan persiapan anaknya menjelang UNBK,” kata Rahman Dinata selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Doa Bersama, Kamis (19/4).

Pihak sekolah melibatkan orang tua untuk mendukung penuh dan mendoakan anak-anaknya tenang dalam melaksanakan UNBK.  Para siswa juga sudah diberi materi pelajaran UN atau uji coba (Try Out) yang dilakukan oleh guru-guru baik dari sekolah ataupun Dinas Pendidikan.

Jum’at pagi, seluruh Bapak dan Ibu guru beserta karyawan SMPN 1 Bojonegoro melakukan senam pagi bersama. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap jumat pagi dengan harapan memberi semangat kepada seluruh keluarga besar SMP N 1 Bojonegoro. Selain itu, senam jumat pagi diharapkan sebagai upaya untuk menjaga kebugaran jasmani para guru, karyawan SMP N 1 Bojonegoro, dan untuk kekompakan bersama. Sehingga bukan badan saja yang sehat, tetapi silahturahmi juga semakin erat. “Mensana encor poresano” dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang sehat.

Kepala sekolah beserta Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMP N 1 Bojonegoro sangat antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh Ibu Arisa. Dengan gerakan yang semangat dari bu instruktur, bapak ibu guru karyawan histeria dan bahagia. Selepas senam kegiatan ini dilanjut dengan berolahraga seperti Volly, Bulu tangkis dan Basket.

Tepat pada senin dua puluh satu nopember, SMPN 1 Bojonegoro disibukkan dengan kegiatan besar. Sekolah ini menerima kunjungan beberapa kepala sekolah se-Sumatra Barat. Pada pukul tujuh rombongan beberapa kepala sekolah se-Sumatra Barat telah hadir di sekolah. Rombongan diarahkan ke ruang pertemuan di aula timur atas. Rombongan disambut oleh seluruh bapak ibu guru serta karyawan SMPN 1 Bojonegoro.

Pertemuan diawali dengan tarian tenghul khas Bojonegoro. Kunjungan ini sudah diagendakan sejak lama, sebab beberapa kepala sekolah terinspirasi dengan keberhasilan SMPN 1 Bojonegoro sebagai peraih tata kelola sekolah terbaik di Indonesia. Sekolah ini pada 10 agustus yang lalu mendapat juara terbaik saat lomba tata kelola mutu sekolah tahun 2017. Rasa penasaran dari beberapa kepala sekolah ini telah terwujud melalui kunjungan langsung ke SMP N 1 Bojonegoro.

Kesempatan ini tidak disia-siakan begitu saja oleh sekolah, melalui kerja keras kegiatan ini dijadikan ajang ujuk gigi sekolah di mata masyarakat pada umumnya. Acara berjalan lancar, setelah acara pembukaan tamu diajak untuk mengunjungi ruang data dan berkunjung di stan pameran keunggulan sekolah. Menurut Pak Ufar selaku kepala sekolah menuturkan “kegiatan ini dapat meningkatkan bagi sekolah untuk menjadi kawasan mencipta dan berbagi bagi masyarakat” tegasnya.

Rombongan disuguhi beberapa produk hasil karya siswa serta stan khusus adiwiyata. Beberapa tamu bertanya terkait hasil karya yang dipamerkan oleh sekolah. Tamu dari Sumatra Barat ini begitu terkesan dengan lingkungan sekolah, serta sangat mengapresiasi perjamuan dari SMPN 1 Bojonegoro. Terutama tentang banyaknya kegiatan-kegiatan sekolah yang mengarah pada kultur karakter baik. Kesan yang diperoleh oleh tamu semoga dapat dijadikan inspirasi untuk mengembangkan di tempat bekerjanya.

SMP N 1 Bojonegoro sangat berterima kasih atas kunjungan kepala sekolah se-Sumatra Barat. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjalin silaturahmi, saling menginspirasi, mendukung, dan mengarahkan pendidikan menjadi lebih baik. Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah, dan rombongan bertolak dari sekolah sekitar pukul satu siang waktu Indonesia barat. 

Hari Jumat, 1 September 2017 merupakan hari Iduladha yang diperingati oleh seluruh umat Islam di penjuru dunia. SMPN 1 Bojonegoro juga memperingatinya dengan berbagai kegiatan, seperti pembelian hewan kurban, takbir keliling, salat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, serta pembagian daging hewan kurban. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memupuk rasa empati siswa, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, membangun rasa solidaritas, serta menumbuhkan semangat berkurban di diri siswa.

            Kegiatan takbir keliling diadakan pada hari Kamis, 31 Agustus 2017 yang diikuti oleh para siswa yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah. Sementara itu, pada hari Jumat, 1 September 2017 dilaksanakan salat Id, penyembelihan hewan kurban, serta pembagian daging hewan kurban. Para siswa masuk sekolah pada pukul 05.00-05.15 WIB dengan mengenakan baju muslim dan sandal. Para siswi membawa mukena dan sajadah. Sementara itu, para siswa laki-laki, diperbolehkan menggunakan sarung serta diwajibkan membawa sajadah. Setelah mereka datang, mereka segera mencari duduk di terpal yang telah digelar di lapangan bola basket. Sambil menunggu acara dimulai, mereka membaca takbir bersama-sama.

            Pada pukul 05.30 WIB, kegiatan pun dimulai. Kegiatan diawali dengan sambutan singkat dari Pak Bisri, guru Pendidikan Agama Islam SMPN 1 Bojonegoro. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan laporan mengenai kegiatan kurban oleh Drs. Hadi Winarno. Adapun pada kurban kali ini, terdapat 1 lembu serta 9 ekor kambing yang disembelih. Rinciannya adalah sebagai berikut:

-       1 ekor lembu dari iuran siswa

-       2 ekor kambing dari infaq guru dan karyawan serta karyawati SMPN 1 Bojonegoro

-       1 ekor kambing dari Kevin Athadawy Putra Sasmita

-       1 ekor kambing dari Akbar Pamungkas Resa Putra

-       1 ekor kambing dari Farryzki Noor Thoriq

-       1 ekor kambing dari Agga Dirachta Friscolia

-       1 ekor kambing dari Nadiya Calista

-       1 ekor kambing dari Ibu Andayani Puspitawati

Sementara itu, sasaran untuk pembagian daging kurban, antara lain:

  1. Siswa SMPN 1 Bojonegoro dari keluarga yang kurang mampu
  2. Masyarakat sekitar sekolah
  3. Tukang becak yang mangkal di sekitar sekolah
  4. Para pekerja di PRS
  5. Desa Binaan Kemenag

Sumber dana dalam kegiatan kurban pada tahun ini, antara lain:

  1. SSKM sebesar Rp21.900.000,00
  2. Kas Imtaq sebesar Rp2.900.000,00

Setelah pembacaan laporan mengenai kurban, kegiatan dilanjutkan dengan pidato singkat dari Bapak Kepala Sekolah SMPN 1 Bojonegoro, Ufar Ismail. Kemudian, para siswa berdiri dan mengatur shaf-nya agar lurus. Salat Id pun dilaksanakan secara berjamaah dengan imam Drs. H. Ali Mujahidin, MAg. Salat berjalan dengan sangat khusyuk. Seusai salat, siswa pun saling bersalam-salaman dan mendengarkan khotbah dari imam mengenai sejarah dari kurban. Siswa pun pergi ke kelas masing-masing untuk absen, setelah itu pulang. Namun, para siswa yang ditunjuk untuk membagikan hewan kurban tetap tinggal di sekolah. Mereka memotong daging hewan kurban lalu membagikannya kepada sasaran dari pemberian daging kurban seperti yang disebutkan di atas.

Kegiatan pembagian daging kurban yang dilakukan oleh siswa SMPN 1 Bojonegoro sendiri merupakan salah satu sistem pendidikan yang membuat siswa dapat terlibat secara langsung. Metode tersebut sangat penting untuk pembentukan perilaku dan kognitif para siswa, terutama dalam syariat berkurban. Sistem ini lebih baik dibandingkan dengan konvensional, seperti ceramah di depan kelas. Selain itu, melibatkan siswa secara langsung dalam suatu kegiatan, menghargai pendapat dan usahanya, serta membantu mereka dalam memecahkan suatu masalah adalah metode yang bagus untuk memberi stimulus otak siswa agar bisa berkembang secara optimal.

Page 1 of 3