Mar 24, 2019 Last Updated 4:43 PM, Mar 13, 2019

Pagi yang penuh semangat, siswa siswi kelas IX SMP Negeri 1 Bojonegoro bersiap dengan pakaian putih. Siswa siswi kelas IX hari ini mengikuti kegiatan doa bersama . Kegiatan dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Kabupaten Bojonegoro. Usaha dan doa merupakan hal yang patut dilakukan untuk menuju suatu tujuan. Jadwal UNBK sudah mendekati, maka usaha yang selama ini dilakukan semoga berhasil. Serta doa tiada henti diucap dan dimohon kepada Allah SWT.

 “Dengan acara ini diharapkan siswa lebih siap secara mental  dan orang tua tidak lagi khawatir dengan persiapan anaknya menjelang UNBK,” kata Rahman Dinata selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Doa Bersama, Kamis (19/4).

Pihak sekolah melibatkan orang tua untuk mendukung penuh dan mendoakan anak-anaknya tenang dalam melaksanakan UNBK.  Para siswa juga sudah diberi materi pelajaran UN atau uji coba (Try Out) yang dilakukan oleh guru-guru baik dari sekolah ataupun Dinas Pendidikan.

Jum’at pagi, seluruh Bapak dan Ibu guru beserta karyawan SMPN 1 Bojonegoro melakukan senam pagi bersama. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap jumat pagi dengan harapan memberi semangat kepada seluruh keluarga besar SMP N 1 Bojonegoro. Selain itu, senam jumat pagi diharapkan sebagai upaya untuk menjaga kebugaran jasmani para guru, karyawan SMP N 1 Bojonegoro, dan untuk kekompakan bersama. Sehingga bukan badan saja yang sehat, tetapi silahturahmi juga semakin erat. “Mensana encor poresano” dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang sehat.

Kepala sekolah beserta Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMP N 1 Bojonegoro sangat antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh Ibu Arisa. Dengan gerakan yang semangat dari bu instruktur, bapak ibu guru karyawan histeria dan bahagia. Selepas senam kegiatan ini dilanjut dengan berolahraga seperti Volly, Bulu tangkis dan Basket.

Jum’at, 23 Maret 2018 SMPN 1 Bojonegoro beserta 14 Sekolah binaan mengadakan kegiatan besar. Kegiatan yang dilakukan ialah penanaman pohon produktif, gerakan reboisasi, dan perlindungan Mata air. Hal ini sebagai tindak lanjut dari adiwiyata nasional.

Tepat pada senin dua puluh satu nopember, SMPN 1 Bojonegoro disibukkan dengan kegiatan besar. Sekolah ini menerima kunjungan beberapa kepala sekolah se-Sumatra Barat. Pada pukul tujuh rombongan beberapa kepala sekolah se-Sumatra Barat telah hadir di sekolah. Rombongan diarahkan ke ruang pertemuan di aula timur atas. Rombongan disambut oleh seluruh bapak ibu guru serta karyawan SMPN 1 Bojonegoro.

Pertemuan diawali dengan tarian tenghul khas Bojonegoro. Kunjungan ini sudah diagendakan sejak lama, sebab beberapa kepala sekolah terinspirasi dengan keberhasilan SMPN 1 Bojonegoro sebagai peraih tata kelola sekolah terbaik di Indonesia. Sekolah ini pada 10 agustus yang lalu mendapat juara terbaik saat lomba tata kelola mutu sekolah tahun 2017. Rasa penasaran dari beberapa kepala sekolah ini telah terwujud melalui kunjungan langsung ke SMP N 1 Bojonegoro.

Kesempatan ini tidak disia-siakan begitu saja oleh sekolah, melalui kerja keras kegiatan ini dijadikan ajang ujuk gigi sekolah di mata masyarakat pada umumnya. Acara berjalan lancar, setelah acara pembukaan tamu diajak untuk mengunjungi ruang data dan berkunjung di stan pameran keunggulan sekolah. Menurut Pak Ufar selaku kepala sekolah menuturkan “kegiatan ini dapat meningkatkan bagi sekolah untuk menjadi kawasan mencipta dan berbagi bagi masyarakat” tegasnya.

Rombongan disuguhi beberapa produk hasil karya siswa serta stan khusus adiwiyata. Beberapa tamu bertanya terkait hasil karya yang dipamerkan oleh sekolah. Tamu dari Sumatra Barat ini begitu terkesan dengan lingkungan sekolah, serta sangat mengapresiasi perjamuan dari SMPN 1 Bojonegoro. Terutama tentang banyaknya kegiatan-kegiatan sekolah yang mengarah pada kultur karakter baik. Kesan yang diperoleh oleh tamu semoga dapat dijadikan inspirasi untuk mengembangkan di tempat bekerjanya.

SMP N 1 Bojonegoro sangat berterima kasih atas kunjungan kepala sekolah se-Sumatra Barat. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjalin silaturahmi, saling menginspirasi, mendukung, dan mengarahkan pendidikan menjadi lebih baik. Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah, dan rombongan bertolak dari sekolah sekitar pukul satu siang waktu Indonesia barat.