Mar 24, 2019 Last Updated 4:43 PM, Mar 13, 2019

Hari Jumat, 1 September 2017 merupakan hari Iduladha yang diperingati oleh seluruh umat Islam di penjuru dunia. SMPN 1 Bojonegoro juga memperingatinya dengan berbagai kegiatan, seperti pembelian hewan kurban, takbir keliling, salat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, serta pembagian daging hewan kurban. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memupuk rasa empati siswa, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, membangun rasa solidaritas, serta menumbuhkan semangat berkurban di diri siswa.

            Kegiatan takbir keliling diadakan pada hari Kamis, 31 Agustus 2017 yang diikuti oleh para siswa yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah. Sementara itu, pada hari Jumat, 1 September 2017 dilaksanakan salat Id, penyembelihan hewan kurban, serta pembagian daging hewan kurban. Para siswa masuk sekolah pada pukul 05.00-05.15 WIB dengan mengenakan baju muslim dan sandal. Para siswi membawa mukena dan sajadah. Sementara itu, para siswa laki-laki, diperbolehkan menggunakan sarung serta diwajibkan membawa sajadah. Setelah mereka datang, mereka segera mencari duduk di terpal yang telah digelar di lapangan bola basket. Sambil menunggu acara dimulai, mereka membaca takbir bersama-sama.

            Pada pukul 05.30 WIB, kegiatan pun dimulai. Kegiatan diawali dengan sambutan singkat dari Pak Bisri, guru Pendidikan Agama Islam SMPN 1 Bojonegoro. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan laporan mengenai kegiatan kurban oleh Drs. Hadi Winarno. Adapun pada kurban kali ini, terdapat 1 lembu serta 9 ekor kambing yang disembelih. Rinciannya adalah sebagai berikut:

-       1 ekor lembu dari iuran siswa

-       2 ekor kambing dari infaq guru dan karyawan serta karyawati SMPN 1 Bojonegoro

-       1 ekor kambing dari Kevin Athadawy Putra Sasmita

-       1 ekor kambing dari Akbar Pamungkas Resa Putra

-       1 ekor kambing dari Farryzki Noor Thoriq

-       1 ekor kambing dari Agga Dirachta Friscolia

-       1 ekor kambing dari Nadiya Calista

-       1 ekor kambing dari Ibu Andayani Puspitawati

Sementara itu, sasaran untuk pembagian daging kurban, antara lain:

  1. Siswa SMPN 1 Bojonegoro dari keluarga yang kurang mampu
  2. Masyarakat sekitar sekolah
  3. Tukang becak yang mangkal di sekitar sekolah
  4. Para pekerja di PRS
  5. Desa Binaan Kemenag

Sumber dana dalam kegiatan kurban pada tahun ini, antara lain:

  1. SSKM sebesar Rp21.900.000,00
  2. Kas Imtaq sebesar Rp2.900.000,00

Setelah pembacaan laporan mengenai kurban, kegiatan dilanjutkan dengan pidato singkat dari Bapak Kepala Sekolah SMPN 1 Bojonegoro, Ufar Ismail. Kemudian, para siswa berdiri dan mengatur shaf-nya agar lurus. Salat Id pun dilaksanakan secara berjamaah dengan imam Drs. H. Ali Mujahidin, MAg. Salat berjalan dengan sangat khusyuk. Seusai salat, siswa pun saling bersalam-salaman dan mendengarkan khotbah dari imam mengenai sejarah dari kurban. Siswa pun pergi ke kelas masing-masing untuk absen, setelah itu pulang. Namun, para siswa yang ditunjuk untuk membagikan hewan kurban tetap tinggal di sekolah. Mereka memotong daging hewan kurban lalu membagikannya kepada sasaran dari pemberian daging kurban seperti yang disebutkan di atas.

Kegiatan pembagian daging kurban yang dilakukan oleh siswa SMPN 1 Bojonegoro sendiri merupakan salah satu sistem pendidikan yang membuat siswa dapat terlibat secara langsung. Metode tersebut sangat penting untuk pembentukan perilaku dan kognitif para siswa, terutama dalam syariat berkurban. Sistem ini lebih baik dibandingkan dengan konvensional, seperti ceramah di depan kelas. Selain itu, melibatkan siswa secara langsung dalam suatu kegiatan, menghargai pendapat dan usahanya, serta membantu mereka dalam memecahkan suatu masalah adalah metode yang bagus untuk memberi stimulus otak siswa agar bisa berkembang secara optimal.

Spensa-Untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap pelajar sejumlah siswa SMPN 1 Bojonegoro berinisiatif membentuk komunitas sosial SMP Satu (KOPSA) Komunitas yang baru berusia 1 bulan ini bertujuan untuk merangsang jiwa sosial dari siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan 
 
Komunitas ini berawal dari keresahan sejumlah  siswa SMPN 1 Bojonegoro terhadap kondisi lingkungan sekitar.seperti masalah kebersihan.akhirnya mereka membuat ide untuk melakukan aksi sosial secara bersama Sekarang anggota dari komunitas ini sudah mencapai 64 siswa kelas 7 dan kelas 8 SMPN 1 Bojonegoro dan semua anggota adalah sukarela.
Spensa - Pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2016, berbeda dari biasanya, OSIS SMP Negeri 1 Bojonegoro mengadakan sudut baca di Taman Rajekwesi Bojonegoro. Mungkin banyak yang belum kenal dan belum tau yang mana sih Taman Rajakwesi itu. Nah, disini kami sekaligus mengenalkan Taman Rajakwesi kepada para pembaca. Taman Rajekwesi ini terletak di Jl. Rajekwesi Bojonegoro, tepatnya taman ini adalah bekas terminal Bojonegoro, meski taman ini baru dibuka dan belum diresmikan oleh pemerintah, namun taman ini sudah banyak digunakan oleh warga Bojonegoro sebagai sarana olah raga, bertamasya, bahkan sebagai tempat pelaksanaan jelajah pramuka oleh siswa/siswi Bojonegoro. Taman ini sangatlah nyaman untuk digunakan sebagai tempat menghabiskan waktu libur, meski belum terlalu banyak pohon yang tumbuh, tempat ini tetap terlihat asri dan nyaman.
SPENSABO mengadakan kemah gabungan PMR dan Pramuka. Acara kemah gabungan yang dilaksanakan pada tangggal 30-31 Januari ini bertempat di SMP 1 Bojonegoro. Persami ini bertujuan untuk meningkatkan ikatan persaudaraan antara PMR dan Pramuka serta sebagai kemah pelantikan pengurus PMR dan DG baru. Persami berlangsung selama 2 hari 1 malam. Kemah ini ditujukan untuk anggota PMR dan Pramuka kelas 7 dan 8 serta pengurus PMR dan DG lama kelas 9.

 

 

On Social