Kegiatan salat tarawih hari kedua dalam rangkaian Pondok Ramadan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Bojonegoro diikuti oleh seluruh murid kelas VII.

Salat tarawih tersebut dipimpin oleh Bapak Khoirul Azmi yang bertindak sebagai imam sekaligus khotib. Dalam khutbah yang disampaikannya, Pak Azmi mengingatkan para murid bahwa sebagai bagian dari keluarga besar SMPN 1 Bojonegoro, mereka diharapkan mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat.

Dalam pesannya, Pak Azmi menekankan bahwa murid SMPN 1 Bojonegoro tidak hanya dituntut untuk berprestasi di sekolah, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, setiap murid membawa nama baik sekolah sehingga perilaku yang ditunjukkan di tengah masyarakat akan turut mencerminkan citra sekolah.

Lebih lanjut, Pak Azmi menyampaikan bahwa murid SMPN 1 Bojonegoro harus menjadi pribadi yang cerdas dalam bersikap. Kecerdasan yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan untuk memahami situasi serta mengetahui kapan harus bersikap dengan tepat.

Beliau juga mengingatkan agar para murid mampu memilah antara hal yang baik dan yang buruk dalam keseharian. Dengan kemampuan tersebut, para murid diharapkan dapat mengambil keputusan yang bijak serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan salat tarawih ini juga menjadi momen bagi para murid untuk merefleksikan kembali bagaimana nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan yang disampaikan dalam khutbah diharapkan tidak berhenti sebagai nasihat semata, melainkan menjadi pengingat bagi para murid SMPN 1 Bojonegoro untuk membentuk sikap yang bijak, mampu menilai mana yang patut diikuti dan mana yang sebaiknya dihindari, serta menampilkan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab sebagai pelajar di tengah lingkungan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *