Apr 26, 2018 Last Updated 4:44 AM, Apr 19, 2018

Belajar Demokrasi Melalui Pemilihan Pengurus Inti OSIS

Pemilihan Pengurus Inti OSIS merupakan istilah yang akan didengar setiap tahun bagi setiap sekolah, begitu pula di SMPN 1 Bojonegoro. Kesempatan ini merupakan pesta demokrasi bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Bojonegoro. Momen ini sangat unik dan menarik pasalnya sistem yang digunakan dalam pemilihan pengurus inti OSIS ini mengadopsi sistem yang digunakan oleh KPU, tetapi sedikit dimodifikasi. Pelaksanaan pemilihan seperti ini bertujuan supaya siswa mendapat pengetahuan tentang pemungutan suara dan praktek demokrasi. Sehingga di masa depan ketika pemilihan umum Presiden maupun pemimpin rakyat sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan dasar.

            Tepat pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2017, seluruh siswa SMPN 1 Bojonegoro, baik kelas VII, VIII, maupun IX dikumpulkan di lapangan bola basket. Hal ini dalam rangka acara kampanye calon pengurus OSIS. Acara diawali dengan pidato singkat dari Bapak Ufar Ismail. Lalu dilanjutkan kampanye dari setiap calon pengurus inti OSIS yang berjumlah 13 orang. Setiap calon pengurus inti OSIS 2017/2018 memaparkan tentang visi, misi, motto hidup, serta program kerja ketika menjadi pengurus inti OSIS. Para siswa sangat berantusias mendengar setiap paparan dari calon pengurus inti OSIS.

            Pemungutan suara tidak diselenggarakan tepat setelah acara kampanye massal tersebut. Terdapat selang satu hari antara kampanye massal dan hari untuk memungut suara. Hal ini bertujuan agar siswa dapat menentukan pilihannya secara matang. Pada selang waktu tersebut, para calon pengurus OSIS melakukan kampanye kecil-kecilan untuk meyakinkan siswa agar memilih mereka.

            Pemungutan suara untuk memilih pengurus inti OSIS diadakan pada hari Rabu tanggal 25 oktober 2017. Pemungutan suara ini diadakan di aula selatan. Siswa bergantian memberikan suaranya, mulai dari kelas VII, VIII hingga IX. Pemungutan dilakukan bergantian agar tertib dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar. Sebelum memilih, para siswa diberi instruksi cara memilih dan mekanisme pemungutan suara. Siswa duduk di kursi yang telah disediakan panitia sambil menunggu giliran tiba. Jika gilirannya telah tiba, siswa akan maju untuk mengisi absensi terlebih dahulu. Siswa akan mendapat selembar kertas yang berisi nomor dan nama calon pengurus inti OSIS. Siswa mengisi kolom untuk dicentang pada calon pilihannya.

Setelah itu, siswa menuju bilik suara yang terdapat di atas mimbar untuk menggunakan hak suaranya dengan cara mencentang 6 calon pilihannya di kolom yang telah disediakan. Siswa tersebut menulis kelasnya di belakang kertas suara, lalu melipat kertas suara dan mengumpulkannya di kotak suara. Untuk menghindari adanya pemilih ganda, maka setiap siswa harus mencelupkan tangannya ke tinta yang telah disediakan oleh panitia. Salah satu siswa menerangkan bahwa “ini suatu momen besar bagi saya untuk memilih pemimpin, sangat menarik tentunya saya memilih calon yang sopan dan pribadi yang baik” tuturnya.

Penghitungan suara dilakukan pada hari itu juga. Namun, pengumuman resminya akan diberitahu pada minggu depan. Selamat kepada siapapun kandidat yang terpilih. Bagi seluruh kandidat yang bersaing, diharapkan dapat menerima apapun hasil dari pemilihan ini. Selain itu, harapan bagi Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS yang nantinya terpilih mampu untuk mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan contoh yang baik bagi teman-temannya.

 

Oleh Hisanifa Arifani/IX A

Last modified on Friday, 24 November 2017 02:33
Super User

Admin SMP Negeri 1 Bojonegoro